Ilustrasi Take Over Kredit

Perhatikan Tips Aman Berikut Dalam Melakukan Take Over Kredit

Apakah Anda sudah paham tentang istilah Take Over Kredit? Take Over artinya suatu cara yang digunakan untuk mengalihkan cicilan dari kreditur satu ke kreditur lain. Tapi cara tersebut sebaiknya jangan dilakukan dengan sembarangan, kita punya tips aman yang dapat dilakukan ketika menghadapi Take Over tersebut. Silahkan cermati pembahasan dibawah ini.

Take Over Kredit Sebaiknya Dilakukan Oleh Pihak Bank atau Leasing

Ketika melakukan transaksi Take Over sebaiknya melibatkan pihak bank atau leasing agar dapat melakukan analisis calon pembeli mobil. Apabila calon pembeli tidak sesuai dengan kriteria dari segi finansial, lembaga keuangan bisa langsung melakukan penolakan. Tapi jika dirasa layak, pengajuan akan langsung diproses dan Take Over bisa terus dilanjutkan.

Memahami Aturan Take Over Kredit

Aturan Take Over diatur dalam Undang-Undang No 42 tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia dan tercantum pada pasal 23 ayat (2). Berdasarkan pasal tersebut, customer dilarang untuk mengalihkan objek leasing tanpa pemberitahuan dan persetujuan dari pihak leasing. Jika melanggar maka akan mendapatkan sanksi penjara 2 tahun dan denda 50 juta. Wahh ngeri juga, ya? 

Bersifat Transparansi dari Pembiayaan Sebelumnya

Jika berminat Take Over mobil, Anda perlu bersifat transparan dalam menyediakan informasi mengenai pembayaran cicilan bulan pertama, jumlah DP dan pembiayaan lainnya. Tujuannya agar Anda terhindar dari kerugian finansial karena penawaran yang terlalu tinggi. 

Hindari Melakukan Take Over Kredit Bawah Tangan

Hindari mekanisme Take Over dibawah tangan (meminta bantuan calo) karena tindakan tersebut tidak ada kekuatan hukum, justru malah melanggar hukum. Mobil itu adalah jaminan utang dari pihak bank atau leasing. Jika Anda berani mengambil resiko melakukan Take Over mobil bawah tangan, maka pihak bank berhak melayangkan gugatan atas kasus ganti rugi kepada pihak pertama.

Melakukan perhitungan Take Over Kredit Mandiri

Pihak penjual dilarang menetapkan harga terlalu tinggi agar pihak pembeli tidak merasa dirugikan. Pembeli sebelumnya juga melakukan perhitungan Take Over Kredit yang akan disiapkan. Pastikan Anda antisipasi dalam perhitungan biaya ganti kredit tersebut, atur secara adil dan detail, supaya tidak dirugikan.

Nah demikian informasi mengenai tips aman melakukan Take Over Kredit. Semoga Bermanfaat.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *